Olehkarena itu, pembangunan sosial budaya harus mampu meningkatkan harkat dan martabat manusia, yaitu menjadi manusia yang berbudaya dan beradab. Pembangunan sosial budaya yang menghasilkan manusia-manusia biadab, kejam, brutal dan bersifat anarkis jelas bertentangan dengan cita-cita menjadi manusia adil dan beradab. Terciptanyasuatu masyarakat yang adil dan makmur adalah cita-cita setiap negara. Keadilan dan kemakmuran bukanlah dua hal yang mudah atau gampang untuk diwujudkan. Dengan kata lain, keadilan di bidang material dan spiritual. Pengertian ini mencakup pula pengertian adil dan makmur yang dapat dinikmati oleh seluruh bangsa Indonesia secara JYXGii. Jakarta - Pancasila merupakan konsep pemikiran yang diciptakan dari kepribadian bangsa Indonesia dengan tujuan dan fungsi tertentu. Apa saja fungsi Pancasila bagi bangsa Indonesia?Sejak 1 Juni 1945, Pancasila memegang peranan penting sebagai dasar dan landasan ideologi bangsa Indonesia. Setiap silanya memiliki nilai kehidupan yang harus diamalkan semua warga negara apa saja fungsi Pancasila bagi bangsa Indonesia? Dikutip dari buku "Pancasila Sebagai Ideologi dan Dasar Negara" oleh Ronto, berikut ini fungsi Pancasila beserta Fungsi Pancasila sebagai Ideologi NegaraPancasila sebagai Ideologi Negara merupakan tujuan bersama Bangsa Indonesia yang diimplementasikan dalam Pembangunan Nasional yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur baik secara material maupun tersebut dicapai dalam wadah Negara Kesatuan RI yang merdeka, berdaulat, bersatu dan berkedaulatan itu, Pancasila sebagai ideologi juga mencakup sikap warga negara yang mewujudkan kehidupan bangsa dan dunia yang aman, tentram, tertib dan Fungsi Pancasila sebagai Dasar NegaraPancasila sebagai dasar negara atau sering juga disebut sebagai Dasar Falsafah Negara mengandung pengertian bahwa Pancasila sebagai dasar mengatur penyelenggaraan tersebut ditegaskan dalam Ketetapan MPR No. XVIII/MPR/1998 tentang pencabutan P4 dan Penetapan tentang Penegasan Pancasila sebagai Dasar ketetapan ini dinyatakan bahwa Pancasila sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah Dasar Negara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harus dilaksanakan secara konsekuen dan ketetapan MPR tersebut juga dijelaskan bahwa kedudukan Pancasila sebagai Dasar Negara mengandung makna sebagai ideologi nasional, cita-cita dan tujuan makna Pancasila sebagai dasar negara antara laina. Sebagai dasar untuk menata negara yang merdeka dan Sebagai dasar untuk mengatur penyelenggaraan aparatur negara yang bersih dan berwibawa, sehingga tercapai tujuan nasional; yang tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea ke Sebagai dasar, arah dan petunjuk aktivitas perikehidupan bangsa Indonesia dalam kehidupan Fungsi Pancasila sebagai Jiwa Bangsa IndonesiaPancasila sebagai jiwa bangsa lahir bersamaan dengan adanya bangsa Indonesia yaitu pada zaman Sriwijaya dan Majapahit. Hal ini diperkuat oleh Prof. Mr. Pringgodigdo dalam tulisannya tentang Prof. Pringgodigdo, tanggal 1 Juni 1945 adalah istilah untuk hari lahir Pancasila. Sementara Pancasila itu sendiri telah ada dan menjadi jiwa sejak adanya Bangsa Fungsi Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa IndonesiaPada fungsi ini, Pancasila diwujudkan dalam sikap mental, tingkah laku serta perbuatan. Sikap mental dan tingkah laku yang dimaksud adalah bangsa Indonesia mempunyai ciri khas yang membedakannya dengan bangsa lain. Ciri khas inilah yang dimaksud dengan Fungsi Pancasila Indonesia sebagai Pandangan Hidup BangsaPancasila sebagai pandangan hidup bangsa mengandung makna bahwa semua aktivitas kehidupan bangsa Indonesia sehari-hari harus sesuai dengan sila-sila dari tersebut dikarenakan Pancasila merupakan kristalisasi dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa Indonesia sendiri. Nilai-nilai tersebut antara lain nilai ketuhanan-keagamaan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan-demokrasi, dan nilai keadilan Fungsi Pancasila Sebagai Sumber dari Segala Sumber Hukum atau Sumber Tertib Hukum bagi Negara Republik IndonesiaSumber tertib hukum Republik Indonesia adalah pandangan hidup, kesadaran, cita-cita hukum serta cita-cita moral yang meliputi suasana kejiwaan serta watak Bangsa yang dimaksud adalah kemerdekaan individu, kemerdekaan bangsa, perikemanusiaan, keadilan sosial dan perdamaian Fungsi Pancasila sebagai Perjanjian Luhur Bangsa IndonesiaPada saat bangsa Indonesia mendirikan negara atau Proklamasi 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia belum mempunyai undang-undang dasar negara yang pada 18 Agustus 1945 disahkan pembukaan dan batang tubuh Undang-Undang Dasar 1945 oleh PPKI Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia yang terdiri dari wakil-wakil seluruh rakyat Indonesia dan turut mengesahkan perjanjian luhur Fungsi Pancasila sebagai Cita-cita dan Tujuan Bangsa IndonesiaCita-cita luhur Negara Indonesia sebagaimana dimuat dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 yang merupakan penuangan jiwa Pancasila. Cita-cita luhur inilah yang akan menjadi arah untuk mencapai tujuan Bangsa Fungsi Pancasila sebagai Falsafah Hidup yang Mempersatukan BangsaSebagaimana nilai dari sila ke-3, Pancasila merupakan sarana yang ampuh untuk mempersatukan Bangsa hanya sila ke-3, Pancasila juga mengandung nilai-nilai dan norma-norma yang oleh Bangsa Indonesia diyakini paling benar, adil, bijaksana dan tepat untuk mempersatukan rakyat 9 fungsi Pancasila bagi bangsa Indonesia beserta penjelasannya. Sekarang jadi semakin paham kan detikers? Simak Video "Jokowi Ungkap RI Sukses Lewati Krisis Dunia Karena Fondasi Pancasila" [GambasVideo 20detik] pal/pal - Pancasila merupakan rangkaian kesatuan dan kebulatan yang tidak terpisahkan. Hal ini karena setiap sila pada Pancasila mengandung empat sila lainnya. Kedudukan dari masing-masing sila tersebut tidak dapat ditukar tempatnya atau ini sesuai dengan susunan sila yang bersifat sistematik-hierarkis, yang berarti bahwa kelima sila dalam Pancasila menunjukkan suatu rangkaian urutan yang bertingkat. Di mana setiap sila memiliki tempatnya sendiri di dalam rangkaian susunan kesatuan, sehingga tidak dapat dipindahkan. Diambil dalam buku Pancasila sebagai Ideologi dan Dasar Negara 2012 karya Ronto, Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila memiliki sembilan fungsi yang terdiri dari sebagai berikut Baca juga Rumusan Pancasila dari 3 Tokoh Nasional Pancasila sebagai ideologi negara Pancasila sebagai ideologi negara merupakan tujuan bersama Bangsa Indonesia yang diimplementasikan dalam Pembangunan Nasional. Pembangunan Nasional yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata material dan spiritual berdasarkan Pancasila dalam wadah NKRI yang merdeka, berdaulat dan bersatu. Kemudian berkedaulatan rakyat dalam suasana perikehidupan bangsa yang aman, tenteram, tertib, dan dinamis serta dalam lingkungan pergaulan dunia yang merdeka, bersahabat, tertib, dan damai. Pancasila sebagai dasar negara Pancasila sebagai dasar negara atau sering juga disebut sebagai Dasar Falsafah Negara ataupun ideologi negara. Hal ini mengandung pengertian bahwa Pancasila sebagai dasar yang mengatur penyelenggaraan pemerintahan. Pancasila adalah dasar negara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harus dilaksanakan secara konsekuen dan konsisten. Hal tersebut ditegaskan dalam Ketetapan MPR No XVIII/MPR/1998 tentang Pencabutan P4 dan Penetapan tentang Peneggasan Pancasila sebagai dasar negara. Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara memiliki fungsi dan kedudukan sebagai kaidah negara yang fundamental atau mendasar. Baca juga Simbol Negara Garuda Pancasila Sehingga sifat Pancasila tetap, kuat, dan tidak dapat diubah oleh siapa pun termasuk MPR atau DPR hasil pemilihan umum. Mengubah Pancasila artinya membubarkan Negara Kesatuan Republik sebagai dasar negara memiliki makna sebagai berikut Sebagai dasar untuk menata negara yang merdeka dan berdaulat. Sebagai dasar untuk mengatur penyelenggaraan aparatur negara yang bersih dan berwibawa. Sebagai dasar, arahan dan petunjuk aktivitas perkehidupan bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia Bahwa setiap bangsa memiliki jiwanya masing-masing yang disebut Volkgeist, artinya jiwa rakyat atau jiwa bangsa. Pancasila sebagai jiwa bangsa lahir bersamaan dengan adanya bangsa Indonesia yaitu zaman Sriwijaya dan Majapahit. Pancasila itu sendiri telah ada sejak adanya Bangsa Indonesia. Baca juga Fungsi dan Peran Pancasila Pancasila sebagai kepribadian Bangsa Indonesia Diwujudkan dalam sikap mental dan tingkah laku serta amal perbuatan sikap mental. Sikap mental dan tingkah laku memiliki ciri khas, artinya dapat dibedakan dengan bangsa lain. Ciri khas yang dimaksud adalah kepribadian. Pancasila sebagai pandangan hidup Bangsa Indonesia Semua aktivitas kehidupan Bangsa Indonesia harus sesuai dengan sila-sila dari Pancasila. Hal ini karena Pancasila merupakan kristalisasi dari nilai yang dimiliki dan bersumber dari kehidupan Bangsa Indonesia. Nilai-nilai tersebut yaitu Nilai dan jiwa ketuhanan-keagamaan Nilai dan jiwa kemanusiaan Nilai dan jiwa persatuan Nilai dan jiwa kerakyatan-demokrasi Nilai dan jiwa keadilan sosial Pancasila sebagai sumber dari segala sumber Di sini Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber tertib hukum bagi Negara Republik Indonesia. Sumber tertib hukum Republik Indonesia adalah pandangan hidup, kesadaran, cita-cita hukum serta cita-cita moral yang meliputi suasana kejiwaan serta watak Bangsa Indonesia. Cita-cita itu meliputi kemerdekaan individu, kemerdekaan bangsa, perikemanusiaan, keadilan sosial dan perdamaian nasional. Baca juga Butir-butir Pengamalan Pancasila Pancasila sebagai perjanjian luhur Bangsa Indonesia Pada saat mendirikan negara, Bangsa Indonesia belum memiliki undang-undang dasar negara yang tertulis. PPKI merupakan penjelmaan atau wakil seluruh rakyat Indonesia yang mengesahkan perjanjian luhur untuk membela Pancasila selama-lamanya. Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan Bangsa Indonesia Pembukaan UUD 1945 merupakan penuangan jiwa proklamasi atau jiwa Pancasila. Sehingga Pancasila merupakan cita-cita dan tujuan Bangsa Indonesia. Cita-cita luhur inilah yang akan disampaikan oleh Bangsa Indonesia. Pancasila sebagai falsafah hidup yang mempersatukan bangsa Pancasila merupakan sarana yang ampuh untuk mempersatukan Bangsa Indonesia. Hal ini karena Pancasila sebagai falsafah hidup. Pancasila merupakan kepribadian Bangsa Indonesia yang mengandung nilai-nilai dan norma yang diyakini Bangsa Indonesia paling benar, adil, bijaksana, dan tepat untuk mempersatukan rakyat Indonesia. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free Kualitas Insan Cita dalam Mewujudkan Masyarakat Adil Makmur di Era Revolusi Industri dan Masyarakat Muhammad Ridha Himpunan Mahasiswa Islam disingkat HMI adalah sebuah organisasi kemahasiswaan sekaligus organisasi kader yang berasaskan Islam dan bertujuan untuk terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah subhanahu wa ta’ala PB HMI, 2021. Untuk memastikan tercapainya tujuan tersebut, HMI memberikan fasilitas kepada seluruh kadernya berupa patner, sarana dan prasarana untuk membelajarkan serta melatih diri agar tiap-tiap kadernya menjadi insan yang berwawasan luas, kreatif, inovatif, berkarakter serta memiliki kepedulian dan tanggung jawab sosial yang tinggi kepada masyarakat atau dalam istilah HMI disebut dengan insan yang berkualitas insan cita. Insan cita merupakan sosok ideal seorang kader HMI, entah kader tersebut seorang anggota biasa merangkap pengurus dalam organ HMI ataupun sekedar anggota biasa bukan pengurus. Oleh karena itu, sebagai organisasi kader, fokus utama kegiatan dalam HMI bukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya seremonial, melainkan kegiatan-kegiatan yang bertujuan menumbuhkan kesadaran untuk aktif membelajarkan diri sendiri, berkreasi, melakukan kegiatan-Disampaikan pada kegiatan Latihan Kader II HMI Cabang Banjarbaru tanggal 15 Oktober 2021 Penulis adalah dosen pada Universitas Islam Negeri UIN Antasari Banjarmasin, pernah mengikuti Latihan Kader I HMI Komisariat Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari Banjarmasin, Latihan Kader II HMI Cabang Tenggarong tahun 2011 dan Latihan Kader III Badko HMI Jawa Timur tahun 2015 AkademisPenciptaPengabdiBernafaskan IslamBertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah SWT kegiatan sosial, menjadi teladan karakter serta memiliki visi ke depan tentang masyarakat ideal yang ingin diwujudkan. Di era revolusi industri yang tengah mengarah ke revolusi industri dewasa ini, pemaknaan tentang kualitas insan cita pun mengalami perubahan dan penyesuaian. Kualitas akademis bukan lagi hanya dinilai berdasarkan indikator gelar akademik sarjana, magister, doktor saja, namun lebih pada karya yang mampu diwujudkan sebagai bukti yang nyata. Misalnya karya ilmiah berupa buku, artikel jurnal, opini solutif, dan sebagainya. Begitu juga dengan kualitas cita lainnya. Problematika zaman sebagai dampak dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta kebutuhan dan kecenderungan masyarakat dewasa ini mengharuskan kader HMI untuk adaptif. Kualitas insan cita yang dirumuskan HMI pada hakikatnya bertujuan untuk menjawab persoalan atau minimal memberikan tawaran solusi atas berbagai problematika yang dihadapi umat dan bangsa. Oleh karena itu, menurut hemat penulis, pemaknaan lima kualitas insan cita sesuai dengan situasi dan kondisi sekarang dan masa yang akan datang merupakan suatu keharusan. Dalam tafsir tujuan HMI disebutkan bahwa indikator lima kualitas insan cita adalah sebagai berikut Kualitas Insan Akademis meliputi a Berpendidikan tinggi, berpengetahuan luas, berpikir rasional, objektif, dan kritis; b Memiliki kemampuan teoritis dan mampu memformulasikan apa yang diketahui dan dirahasiakan serta selalu bersikap dan menghadapi suasana sekelilingnya dengan penuh kesadaran; dan c Sanggup berdiri sendiri dengan ilmu pengetahuan sesuai dengan bidang ilmu yang ditekuni, baik secara teoritis maupun praktis dan sanggup bekerja secara ilmiah, yaitu secara bertahap, teratur, dan mengarah pada tujuan sesuai dengan prinsip-prinsip perkembangan PB HMI, 2021 Penjelasan sebagaimana tertuang dalam tafsir tujuan tersebut menghendaki agar kader HMI tidak hanya berwawasan luas, namun juga terampil serta mampu memberdayakan pengetahuan dan keterampilannya tersebut untuk menjalani kehidupan sekaligus menghadapi berbagai tantangan yang ada disekelilingnya dengan penuh kesadaran. Hal itu mengisyaratkan bahwa bentuk nyata dari kualitas insan akademis yang diharapkan dari diri kader HMI adalah menjadi seorang sarjana yang dibuktikan dengan gelar akademik atau sertifikat keahlian dan sejenisnya. Selain itu, mampu melahirkan karya-karya akademis berupa opini solutif, kritik konstruktif, dan pernyataan atau sikap yang berdasarkan atas data yang valid dan jelas. Akademis dalam pengertian mampu mendayagunakan kemampuan kognitif meliputi kemampuan berpikir kritis, memecahkan persoalan yang kompleks, berpikir analitis, memilah dan memilih informasi valid dan relevan dari kumpulan informasi yang melimpah, mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan pada konteks yang berbeda-beda, dan membelajarkan diri sendiri Dondi dkk., 2021; World Economic Forum, 2020. Kualitas Insan Akademis dan Pencipta meliputi a sanggup melihat kemungkinan-kemungkinan lain yang lebih dari sekedar yang sudah ada dan bergairah besar untuk menciptakan bentuk-bentuk baru yang lebih baik dan bersikap dengan bertolak dari apa yang Ada yaitu, Allah. Berjiwa penuh dengan gagasan-gagasan kemajuan, selalu mencari perbaikan dan pembaruan; b Bersikap independen, terbuka dan tidak isolatif, sehingga potensi kreatifnya dapat berkembang dan menghasilkan karya yang indah; dan c Memiliki kemampuan akademis dan mampu melaksanakan kerja kemanusiaan yang disemangati ajaran Islam PB HMI, 2021 Kader HMI tidak hanya dituntut untuk memiliki wawasan yang luas dan terampil, namun juga berdaya cipta atau kreatif dan inovatif. Pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dituntut untuk diberdayakan dalam rangka mengungkap hal baru, meningkatkan dan mengembangkan yang sudah ada agar menjadi semakin optimal. Dengan kata lain, kader HMI dituntut untuk selalu terlibat aktif dalam usaha pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta gagasan solutif guna kemaslahatan umat dan bangsa. Kualitas Insan akademis, pencipta dan pengabdi meliputi a Ikhlas dan sanggup berkarya untuk kepentingan umat dan bangsa; b Sadar membawa tugas sebagai insan pengabdi, bukan hanya mampu membuat dirinya pribadi menjadi baik, namun juga membuat sekelilingnya menjadi baik dan c Insan akademis, pencipta, pengabdi adalah insan yang sungguh-sungguh mewujudkan cita-cita dan ikhlas mengamalkan ilmunya untuk kepentingan umat dan bangsa PB HMI, 2021 Mengabdi bermakna mendayagunakan segala sumber daya, baik pengetahuan, keterampilan, waktu, tenaga dan dana untuk kemaslahatan umat dan bangsa. Pengabdian merupakan fitrah bagi kader HMI. Hal itu tertuang jelas dalam tujuan awal didirikannya HMI yang menghendaki agar HMI memiliki tanggungjawab dan kepedulian sosial yang tinggi terhadap kondisi keumatan dan kebangsaan. Oleh karena itu, keharusan kader HMI untuk memperbaiki diri, meningkatkan iman, ilmu dan amal yang dimilikinya secara langsung berjalan berkelindan dengan ikhtiarnya memenuhi tanggungjawab untuk mewujudkan kebaikan umat dan bangsa. Mengabdi tidak selalu harus turun langsung ke tengah-tengah masyarakat dalam kegiatan bakti sosial, namun pengabdian dapat juga dilakukan secara tidak langsung. Di era revolusi industri sekarang, misalnya mengabdi secara digital melalui unggahan konten-konten positif dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa atau mewudkan ruang digital yang kondusif. Kualitas insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam meliputi a Islam yang telah menjiwai dan memberi pedoman pola pikir dan tingkah lakunya tanpa memakai label Islam. Islam akan menjadi pedoman dalam berkarya dan mencipta sejalan dengan nilai-nilai universal Islam. Dengan kata lain, Islam telah menjadi nafas dan jiwa atas karyanya; b Ajaran Islam telah berhasil membentuk “unity personality” dalam dirinya. Nafas Islam telah membentuk pribadinya yang utuh, terhindar dari split personality, tidak ada dilemma antara statusnya sebagai warga negara sekaligus sebagai muslim. Kesuksesan pembangunan nasional dimaknai sebagai kesuksesan perjuangan umat Islam di Indonesia dan sebaliknya. Kader HMI diharuskan mampu mewujudkan dirinya sebagai teladan dalam bersikap, bertingkah laku dan bertutur kata, baik secara fisik, maupun secara digital dalam bentuk unggahan video, story, status, maupun caption dan komentar. Kader HMI tidak harus menjadi seorang influencer atau trendsetter, tapi minimal menjadi teladan bagi orang-orang di sekitarnya, baik teladan dalam keilmuan, keimanan maupun karakter. Kualitas Insan yang bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridha’i Allah Swt meliputi a Insan akademis, pencipta dan pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridha’i Allah Swt; b Berwatak sanggup memikul akibat-akibat dari perbuatannya dan sadar dalam menempuh jalan yang benar serta memiliki keberanian moral; c Spontan dalam menghadapi tugas, responsif dalam menghadapi persoalan-persoalan dan jauh dari sikap apatis; d Bertanggungjawab, takwa kepada Allah Swt dan tergugah untuk mengambil peran aktif dalam suatu bidang untuk mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhai Allah Swt; e Evaluatif dan selektif terhadap setiap langkah yang berlawanan dengan usaha mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur; f Percaya pada diri sendiri, dan sadar akan kedudukannya sebagai khalifah Allah fi al Ardh yang harus melaksanakn tugas-tugas adil makmur yang diridha’i Allah Swt merupakan gambaran masyarakat ideal versi HMI yang harus diikhtiarkan terwujud oleh seluruh kader, bahkan para alumninya. Keinginan untuk mewujudkan kebaikan bagi umat dan bangsa harus menjadi motif bagi tiap-tiap kader HMI dalam membelajarkan diri, beraktivitas dan berkarya. Oleh karena itu, tiap-tiap kader HMI harus memiliki gambaran jelas tentang suatu masyarakat ideal yang diharapkan dan ingin diwujudkan. Tanpa itu, maka proses kaderisasi dan segala bentuk kegiatan yang dilakukan menjadi tanpa makna. Pertanyaanya adalah 1 Apa yang anda ketahui tentang problematika yang tengah dihadapi oleh umat dan bangsa sekarang? 2 Masyarakat adil makmur seperti apa yang ingin anda wujudkan? dan 3 apa ikhtiar yang telah anda lakukan untuk bisa mewujudkan masyarakat adil makmur versi anda tersebut? HMI hanyalah salah satu dari banyaknya organisasi yang bergerak untuk memberdayakan masyarakat, membantu masyarakat dan memastikan kebaikan masyarakat. Bahkan, tidak sedikit kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakat hari ini hanya dimotori oleh satu orang, sebut saja influencer yang memiliki kepedulian dan rasa tanggungjawab terhadap situasi dan kondisi masyarakat. Pengetahuan yang jelas tentang situasi dan kondisi yang tengah dihadapi masyarakat dewasa ini penting sebagai langkah awal untuk merumuskan solusi dan aksi nyata yang berorientasi pada terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah Swt Wallahu a’lamu bisshawab Wabillahittaufiq wal Hidayah Wassalamu’alaikum wr. Wb ResearchGate has not been able to resolve any citations for this has not been able to resolve any references for this publication.

cita cita masyarakat adil dan makmur material dan spiritual